PENGGUNAAN METODE HANIFIDA UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENGHAFAL ASMAUL HUSNA PADA SISWA KELAS X MIPA 6 TAHUN PEMBELAJARAN 2018/2019

Main Article Content

Julinah Julinah

Abstract

Metode pembelajaran menempati peranan yang tidak kalah pentingnya dalam kegiatan belajar. mengajar. Penggunaan metode harus didasarkan pada analisis kesesuaian antara tipe isi pelajaran dengan tipe kinerja (performansi) yang menjadi sasaran belajar. Dalam Pendidikan Agama Islam melakukan aktifitas menghafal merupakan hal yang sangat penting. Salah satunya adalah kegiatan menghafal asmaul husna. Kegiatan menghafal saat ini masih menggunakan cara konvensional. Dalam menghafal guru dan siswa dapat memilih metode menghafal yang tepat. Salah satu metode menghafal yang digunakan untuk menghafal Asmaul Husna adalah metode hanifida. Metode Hanifida sebuah metode pembelajaran yang menggunakan brain based learning (pembelajaran berdasarkan keseimbangan otak) dengan  pendekatan model pembelajaran konstruktivistik. Tujuan penelitian tindakkan kelas dalam hal ini adalah menilai keterampilan dengan melihat hasil belajar siswa dan interaksi siswa dalam hal ini adalah keaktifan siswa. Penelitian tindakan kelas menggunakan metode penelitian kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan mengadakan observasi partisipatif, wawancara secara mendalam, dokumentasi dan tes obyektif. Analisis data meliputi analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterampilan menghafal siswa mengalami peningkatan selama pra siklus, siklus I, dan siklus II. Pada siklus I nilai rata-rata siswa yang pada awalnya pra siklus  berada pada skor rata-rata  55,81 meningkat menjadi 76,97, diikuti dengan jumlah siswa yang dinyatakan tuntas dalam hasil belajar pada pra siklus sebanyak 3 siswa meningkat sebanyak 22 siswa (71%). Pada silklus II mengalami peningkatan yaitu nilai rata-rata dari 76,97 naik menjadi 82,51. Jumlah siswa yang memiliki nilai tuntas meningkat menjadi 27 orang (87%).

Article Details

How to Cite
Julinah, J. (2023). PENGGUNAAN METODE HANIFIDA UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENGHAFAL ASMAUL HUSNA PADA SISWA KELAS X MIPA 6 TAHUN PEMBELAJARAN 2018/2019. JECE - Journal of Empowerment Community and Education, 3(3). Retrieved from https://jurnalpengabdian.com/index.php/jece/article/view/801
Section
Articles

References

A.M, Sardiman,Interaksi & Motivasi Belajar Mengajar, Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada, 2011.

Arikunto, Suharsimi, Prosedur Penelitian: Suatu Pendekatan Praktek, Jakarta: Rineka Cipta, 2010.

Dennison dan Teplitz, Brain Gym (Senam Otak) untuk Bisnis,Batam : Interaksara, 2004.

Departemen Agama RI, Al-Qur’an dan Terjemahannya, Semarang: CV Asy Syifa’, 1999.

Djamarah dan Zain, Strategi Belajar Mengajar, Jakarta: Rineka Cipta, 2013.

Faidi, Ahmad,Tutorial Mengajar Untuk Melejitkan Otak Kanan & Kiri Anak, Jokyakarta: Diva Press, 2013.

Hernacki & DePorter, Quantum Learning Membiasakan Belajar Nyaman Dan Menyenangkan,Bandung: Kaifa, 1999.

Herry, Bisa Menghafal Al-Qur’an, Yogyakarta: Pro-U Media, 2013.

Kementerian Pendidikan Dan kebudayaan, Silabus Pendidikan Agama Islam SMA/MA, Kurikulum 2013.

Mahmud, Idawati dan Hanifuddin Mahadun, Al-Asma al-Husna Menghafal Nama, Arti Dan Nomor Urut, Jombang: CV Percetakan Fajar, 2009.

Mahmud, Idawati dan Hanifuddin Mahadun, Teknik Menghafal Surat-Surat Populer Metode Hanifida, Jombang: CV Percetakan Fajar, 2010.

Mukhtar dan Martinis Yamin, (10) Sepuluh Kiat sukses Mengajar di kelas, Jakarta, Rakasta Semesta, 2002.

Nata, Abuddin, Perspektif Islam Tentang Strategi Pembelajaran, Jakarta: Kencana, 2011.

Pusat Bahasa Departemen Pendidikan Nasional, Kamus Besar Bahasa Indonesia, 2009.

Ramayulis, Metodologi Pendidikan Agama Islam,Jakarta: Kalam Mulia, 2005.

Sugiyono, Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R & D, Bandung: Alfabeta, 2013.

Taniredja,Faridli, dan Harmianto,Model-Model Pembelajaran Inovatif dan Efektif, Bandung: Alfabeta, 2013.